Sebagian. pakar mengatakan bahwa metode ilmu tasawuf adalah intuisi, atau ilham, atau inspirasi yang. datang dari Tuhan. Tasawuf adalah suatu ilmu yang mempelajari bagaimana seseorang atau bagaimana cara kita. mendekatkan diri kepada tuhan, tanpa adanya paksaan yang dating dari luar maupun dari. dalam diri sendiri. Dalam islam terdapat istilah akhlak dan tasawuf. Akhlak dan Tasawuf memiliki beragam pendapat dan hubungan yang saling melengkapi. Ajaran mengenai tasawuf, sebetulnya bukanlah ajaran yang baku dalam islam dan disepakati oleh berbagai kalangan ulama. Terdapat berbagai pandangan dan pemikiran yang memberikan sumbangsih pada tasawuf. tersebut. Menurut mereka, istilah tasawuf dan istilah sufi bukan berasal dari kata apapun. Tetapi merupakan gelar (laqab) yang disematkan kepada sekelompok orang yang giat beribadah, berakhlak mulia, senantiasa berusaha mendekatkan diri kepada Tuhan. Perbedaan pendapat tentang definisi tasawuf bukan hanya terjadi pada Namun ada dua hal yang penting untuk dibahas mengenai hubungan antara fiqih dan tasawuf ini, yaitu: Islam, Iman dan Ihsan bertingkat-tingkat; Hadits ini meski dalam beberapa riwayat memiliki redaksi berbeda, tetapi urutan Islam Iman dan Ihsan adalah yang paling terpilih, kerena adanya at-taroqiy (kenaikan tingkat). Ibnu Hajar (w 852 H) berkata: Akhlak tasawuf atau etika dalam tasawuf adalah salah satu aspek penting dalam tradisi tasawuf. Sebagai sebuah disiplin spiritual Islam, tasawuf telah membawa banyak kontribusi dalam pengembangan kehidupan sosial dan spiritual dalam budaya Islam. Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa pertanyaan tentang akhlak tasawuf, dalam rangka memahami definisi, tujuan, dan praktik-praktiknya SUMBER AJARAN AKHLAK TASAWUF. Dalam ajaran Islam yang menjadi dasar-dasar akhlak adalah berupa al-Quran dan Sunnah Nabi Muhammad Saw. Baik dan buruk dalam akhlak Islam ukurannya adalah baik dan buruk menurut kedua sumber itu, bukan baik dan buruk menurut ukuran manusia. Sebab jika ukurannya adalah manusia, maka baik dan buruk itu bisa berbeda-beda. dilatih, dididik dan dibiasakan, akhlak ini tidak akan terwujud. Akhlak ini yang dimiliki oleh sebagian besar manusia. Jadi bagi yang menginginkan 10 Abudin Nata, Akhlak Tasawuf (Jakarta: Rajawali Pers, 2012), 158. 11 Redawati dan Aprina Chintya, “Pembentukan Akhlak Anak di Kota Metro Lampung Melalui 1. Dari (sumber yang) mana kita mengambil aqidah kita? >> Dari Al Qur'an dan As Sunnah. 2. Dimanakah Allah? >> Dia berada diatas Arsy, diatas langit (sesuai dengan keagungan dan kemuliaanNya). 3. Apa dalil Al Qur'an yang menunjukkan bahwa Allah berada diatas Arsy? >> Firman Allah ( (Ar Rahmaan bersemayam diatas Arsy)) : QS. 360oWn.